Datang sekali, lalu hilang? Begini cara membuatnya kembali.

Mencari pelanggan baru itu mahal: spanduk, promo, iklan, dan waktu. Pelanggan yang sudah pernah datang jauh lebih murah untuk dipertahankan, tapi justru mereka yang paling sering terlupakan.

Diperbarui · Cuciin

Kenapa pelanggan tidak kembali

Jarang sekali karena satu kesalahan besar. Lebih sering karena hal kecil: laundry lain kebetulan lebih dekat hari itu, pelanggan sedang pulang kampung, atau dia hanya lupa. Setelah dua atau tiga kali ke tempat lain, kebiasaannya pindah.

Artinya ada jendela waktu. Pelanggan yang baru lewat sedikit dari jadwal biasanya masih mudah diajak kembali. Yang sudah tiga bulan tidak datang jauh lebih sulit.

Kenali kebiasaan setiap pelanggan

Setiap pelanggan punya ritmenya sendiri. Ada yang laundry setiap minggu, ada yang dua minggu sekali. Dari riwayat order, jarak rata rata antar kunjungan bisa dihitung.

Yang perlu diperhatikan adalah pelanggan yang sudah lewat dari ritmenya sendiri, bukan semua pelanggan yang lama tidak datang. Pelanggan yang biasa datang tiap 7 hari dan sudah 12 hari tidak muncul lebih penting disapa daripada yang memang datang sebulan sekali.

Sapa satu per satu, bukan pesan massal

Pesan siaran ke semua kontak mudah diabaikan dan bisa membuat nomor WhatsApp laundry diblokir. Pesan pendek yang menyebut nama dan cucian terakhirnya terasa seperti diingat, bukan dipromosikan.

  • Sebut namanya, dan kalau bisa layanan yang biasa dia pakai.
  • Beri alasan yang jelas: poinnya hampir cukup untuk hadiah, atau ada jemputan gratis minggu ini.
  • Jangan menyapa pelanggan yang cuciannya masih ada di laundry.
  • Berhenti setelah satu atau dua kali kalau tidak ada balasan.

Hadiah yang tidak merugikan

Diskon besar untuk semua orang membuat pelanggan menunggu diskon. Lebih baik hadiah yang terkumpul dari kebiasaan, seperti poin dari setiap cucian atau gratis 1 kg setelah beberapa kali laundry.

Apa pun bentuknya, hitung dulu terhadap modal per kilo. Hadiah yang lebih besar dari untung beberapa kunjungan berarti laundry membayar pelanggannya untuk kembali.

Ukur siapa yang benar benar kembali

Tanpa angka, sulit tahu apakah usaha menyapa itu berhasil. Dua angka sederhana sudah cukup untuk mulai:

  • Dari pelanggan baru bulan ini, berapa yang laundry lagi dalam 14 hari.
  • Dari pelanggan yang disapa, berapa yang membalas dan berapa yang benar benar datang.

Di Cuciin

Yang dikerjakan aplikasinya untuk Anda

Cuciin menyusun daftar harian berisi pelanggan yang lewat dari kebiasaannya, poin yang hampir hangus, dan poin yang siap ditukar. Satu ketukan membuka WhatsApp laundry dengan pesan yang sudah tertulis, pelanggan yang cuciannya masih diproses tidak ikut disapa, dan hasil setiap pesan dicatat.

Jadwalkan demo

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa lama pelanggan dianggap tidak kembali?

Tergantung kebiasaannya sendiri. Ukurannya adalah jarak rata rata kunjungan pelanggan itu, bukan satu angka untuk semua pelanggan.

Apakah perlu aplikasi untuk melakukan ini?

Tidak harus. Buku catatan dan kalender bisa dipakai saat pelanggannya masih sedikit. Aplikasi membantu ketika pelanggannya sudah ratusan dan tidak mungkin diingat satu per satu.

Apakah boleh mengirim promo lewat WhatsApp?

Boleh, kepada pelanggan yang setuju menerimanya. Kirim satu per satu dan sediakan cara untuk berhenti menerima pesan.

Panduan lainnya

Baca juga

Lihat sendiri dalam demo 30 menit, dengan data laundry contoh.